Sistem Saraf Manusia


Sistem saraf manusia


1.  Apa yang dimaksud dengan sistem saraf ?
-    Bagian dari tubuh yang berfungsi melakukan pengaturan kegiatan tubuh dengan cara mengirimkan pesan-pesan rangsangan atau implus dan tanggapan dan reaksi dalam bentuk pulsa elektronik.
2.  Apa fungsi sistem saraf bagi tubuh kita?
-    Sebagai alat pengenal perubahan yang terjadi di luar tubuh atau alat penghubung antara tubuh dengan dunia luar melalui indra.
-    Sebagai alat pengatur atau alat pengendalian tanggapan (respon) terhadap keadaan sekitar.
-    Mengatur dan mengembalikan kerja organ tubuh sehingga organ tersebut dapat bekerja secara teratur sesuai dengan fungsinya.  

Fungsi :
§  Badan sel : untuk menerima rangsangan dari dendrit dan meneruskannya ke akson.
§  Dendrit : untuk menerima dan menghantarkan rangsangan ke badan sel.
§  Akson : menghantarkan rangsangan dari badan sel ke neuron yang lain. Akson dibungkus oleh selabung mielin. Pada selabung mielin terdapat sel schwan.
                      
   Sel saraf
§  Sel saraf (neuron) berfungsi menerima dan mengirim implus saraf.
§  Sel saraf terdiri dari badan sel, inti sel, dan sitoplasma yang memanjang keluar dari badan sel dan membentuk serabut-serabut saraf yang halus.
§  Serabut saraf di bedakan menjadi 2 macam yaitu akson atau neurit dan dendrit.

Mekanisme hubungan antar saraf
Ø Sel saraf atau neuron mempunyai kemampuan untuk menerima dan memberikan jawaban terhadap rangsang yang diberikan kepadanya. Rangsangan yang diterima reseptor (alat indera) akan dihantarkan ke pusat susunan saraf. Rangsangan dari dendrit terus kebadan saraf  dan selanjutnya oleh akson akan diteruskan ke dendrit neuron yang lainnya. Hubungan antara akson dan dendrit dari sel saraf lain terdapat jarak yang sangat kecil yang disebut sinapsis.
Ø Ketika impls mencapai ujung akson, ia “meloncat” ke saraf berikutnya. Perpinahan ini dilakukan oleh neuron tranmiter yaitu bahan yang di sintetis oleh neuron yang berhubungan dengan neuron lain nya. Beberapa neuron trasmiter yang telah dikenal antara lain : asetikolin dan epinefrin .

Ø Macam-macam sel saraf :
1.     Sel saraf sensoris
2.     Sel saraf penghubung
3.     Sel saraf motoris

Ø Macam dan fungsi sel saraf :
§  Sel saraf sensoris disebut juga sel saraf indera, karena bersungsi membawa rangsangan (impuls) dari indera ke saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang).
§  Sel saraf motoris atau sel saraf penggerak berfungsi membawa respon dari pusat saraf ke otak atau kelenjar.
§  Sel saraf penghubung terdapat didalam sumsum tulang belakang dan berfungsi untuk meghubungkan atau meneruskan rangsangan sel saraf sensoris ke saraf motoris.

Ø Sistem Saraf Pusat
§  Sistem saraf pusat merupakan merupakan bagian dari sistem saraf yang mengatur fungsi organ dan aggota tubuh serta tempat budi pekerti manusia terletak.
§  Sistem saraf pusat terdiri dari otak enchepheion dan sumsum tulang belakangatau medula spinalis.
Ø Otak
§  Otak adalah pusat koordinasi utama. Didalam  otak, semua kegiatan tubuh dikontrol dan dikendalikan dengan baik.
§  Otak terdiri atas 4 bagian, yaitu otak besar (cerebrom), otak kecil (cerebellum), otak tengah (midbrain), sumsum penghubung (medula oblongata).
§  Selain dilindungi tengkorak, otak juga dilindungi membran meninges, yang berperan sebagai pelindung fisik serta sebagai penghambat selektif.




Ø Otak Besar
§  Terdiri dari dua belahan, yaitu belahan kiri yang mengendalikan tubuh bagian kanan, dan belahan kanan yang mengendalikan tubuh bagian kiri.
§  Memiliki permukaan yang berlipat-lipat dan mengandung ratusan juta neuron.
§  Terdiri dari 2 lapisan, yaitu lapisan luar (korteks) dan lapisan dalam.
§  Korteks berwarna kelabu yang berisi badan-badan sel saraf, permukaan korteks berlipat-lipat, berfungsi memperluas permukaan korteks.
§  Lapisan dalam tebal dan berwarna putih karena banyak mengandung serabut saraf (dendrit dan neurit).

Ø Otak besar
      Terbagi menjadi empat bagian;
·        Yaitu dahi (lobus frontalis), berfungsi untuk mengatur gerakan-gerakan tubuh yang disadari.
·        Ubun-ubun (lobus parietalis), berfungsi mengatur kulit dan otot-otot terhadap panas, dingin, sentuhan, dan tekanan.
·        Pelipis (lobus temporalis), berfungsi sebagai pusat pendengaran.
·        Kepala belakang (lobus oksipitalis), berfungsi sebagai pusat penglihatan. Antara otak bagian tengah dan belakang terdapat pusat perkembangan, kecerdasan, ingatan, kemauan dan sikap.



Ø Otak kecil

·        Otak kecil mempunyai dua belahan, yaitu belahan otak kanan dan belahan otak kiri. Antara kedua belahan dihubungkan oleh jembatan varol.
·        Otak kecil terdiri dari sua lapisan. Yaitu lapisan luar berwarna kelabu dan lapisan dalam berwarna putih.
·        Otak kecil berfungsi untuk mengatur keseimbangan tubuh dan koordinasi kerja tot-otot ketika bergerak.


Ø  Sumsum lanjutan (medulla oblongata)
·        Menghubungkan bagian otak dengan sumsum tulang belakang.
·        Berfungsi untuk mengatur pernafasan, denyut jantung dan tekanan darah.








Gerak.

Ø Gerak biasa

          rangsang pertama kali diterima reseptor (alat indera). Kemudian, reangsang dihantarkan melalui saraf sensoris ke otak. Kemudian dihantarkan melalui saraf motoris ke efektor (otot atau kelenjar). Hasil rangsangan tersebut menimbulkan gerak biasa.




Ø Gerak refleks
          Gerak reflex adalah gerak yang terjadi secara spontan, tanpa melalui pusat gerak di otak. Jalan terpendek yang ditempuh suatu gerak refleks disebut lengkung refleks





1.     Penyakit Parkinson
§  Penyakit ini disebabkan oleh berkurangnya dopamin, sehingga menimbulkan gejala gemetaran tangan, sulit bergerak dan kekakuan otot. Penyakit ini biasa nya menyerang orang-orang berusia di atas 40 tahun dan tidak mempengaruhi pendengaran, penglihatan dan intelegensi.
2.     Stroke (cerebrovascular accident)
§  Stroke adalah kematian sel-sel otak disertai fugsinya karena tak mendapat pasokan oksigen dan zat makanan yang diakibatkan terganggunya aliran darah diotak.
§  Pentakit ini seringkali disebabkan oleh tekanan darah tinggi yang menyebabkan pecahnya pembuluh darah di otak. Selainitu, atherosklerosis juga dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah diotak
3.     Ayan (Epilepsi)
§  Penyakit ini ditandai dengan timbulnya kejang-kejang yang tidak terkendali. Penderita epilepsi tidak di perkenankan ditempay bahaya. Misalnya : sumur, dekat sungai, dan telaga.
4.     Rabies (Penyakit Anjing gila)
§  Penyakit ini disebabkab oleh virus yang ditularkan oleh binatang yang sakit melalui luka gigitan. Virus masuk dari tempat gigitan, bergerak menuju otak dan medula spinalis melalui saraf perfer.
§  Virus berkembangbiat disusunan saraf pusat, kemudian turun kekelenjar ludah. Setelah masa inkubasi 10 hari – 1 tahun. Penderita menunjukkan gejala panas, cemas, keluar air ludah, kejang-kejang dan sakit dibagian tenggorokan.

5.     Vertigo
§  penyakit ini akan merasakan pusing yang amat sangat disekitar pandangan berputar. Vertigo diduga disebabkan oleh virus.
6.     Tumor Otak
§  Penyakit ini disebabkan oleh adanya pertumbuhan liar sel-sel saraf, maupu jaringan penyokongnya. Adanya pertumbuhan tersebut mengakibatkan berbagai gangguan, mulai dari pusing-pusing, kesulitan berjalan, kehilangan memori/ingatan, sampai kematian.


PENGERTIAN HORMON
Hormon merupakan senyawa kimia, berupa protein yang mempunyai fungsi untuk memacu atau menggiatkan proses metabolisme tubuh. Dengan adanya hormon dalam tubuh maka organ akan berfungsi menjadi lebih baik. 

Berdasarkan strukturnya: 
·        Kelenjar Hipofisis (kelenjar pituitari)
·        Kelenjar epifisis
·        Kelenjar tiroid (kelenjar gondok)
·        Kelenjar paratiroid (kelenjar anak gondok)
·        Kelenjar timus (kelenjar kacang)
·        Kelenjar adrenal (kelenjar anak ginjal)
·        Kelenjar langerhans (pankreas)
·        Kelenjar Usus dan lambung
·        Kelenjar kelamin (gonal) :
o   Ovarium di rongga perut. 
o   Testis di rongga perut bawah.

STRUKTUR DAN FUNGSI SISTEM HORMON PADA MANUSIA 

1.    Kelenjar Hipofisis (kelenjar pituitari) 
Kelenjar Hipofisis terletak di dalam tulang sela tursika dibagian tengah tulang baji, yang berdiameter sekitar 1 cm dan terdiri dari : 

Ø  Hipofisis Lobus anterior , hormon yg dihasilkan: 
a. Tirotrofin, berfungsi: merangsang tiroid. 
b. Kortikotrofon, berfungsi: merangsang kelenjar anak ginjal. 
c. Gonadotrofin terbagi menjadi dua, yaitu Hormon Perangsang Folikel merangsang pertumbuhan folikel dan ovarium (pada wanita) dan merangsang pertumbuhan pembentukkan sperma (pada pria).Sedangkan Hormon Peluteiman berfunfgsi merangsang ovulasi dan korpus untuk menghasilakan progesteron dan estrogen (pada wanita) dan merangsang sel interstital dalam testis (pada pria). 


Ø  Hipofisis Lobus Posterior, hormon yang dihaslkan: 
a. Vasopresin, berfungsi mengatur kadar air dlm tubuh dan darah melalui penyerapan air oleh tubulos kontortus, sehingga mencegah pembentukkan urin dlm jumlah banyak. 
b. Oksitosin, berfungsi merangsang kontrasi otot polos uterus yang penting dlm proses kelahiran. 

Ø  Hipofisis Lobus Intermedia 
Pada manusia, hormon ini belum diketahui dengan jelas fungsinya.

2.    Kelenjar Epifisis 
Kelenjar ini terletak di otak bagian atas. Namun, belum diketahui dengan pasti hormon yang dihasilkan dan fungsinya

3.  Kelenjar Tiroid (Kelenjar Gondok)
Kelenjar ini merupakan kelenjar yang kaya akan pembuluh darah dan merupakan sepasang kelenjar yang terletak berdampingan di sekitar leher. Hormon yang di hasilkan: 
a. Tiroksin dan (T4) Triiodotironin (T3)yang berfungsi mengatur metabolisme karbohidrat, memengaruhi perkembangan mental, memengaruhi pertumbuhan, perkembangan dan diferensiasi sel, dan memengaruhi kegiatan sistem saraf. 
b. Calsitonin berfungsi menurunkan kadar Ca (Calsium) darah dan mengatur absorpsi kalcium oleh tulang. 
4.  Kelenjar Paratiroid (Kelenjar Anak Gondok)
Kelenjar ini merupakan kelenjar yang menempel pada kelenjar Thyroid. Setiap kelenjar Thyroid mempunyai sepasang kelenjar Parathyroid, sehingga semuanya berjumlah 4 buah kelenjar parathyroid. Hormon yang dihasilkan ialah PTH (Parathormon) yang berfungsi mengatur metabolisme kalsium dan fosfat dan mengendalikan pembentukan tulang. 
5.  Kelenjar Timus (Kelenjar Kacang)
Hormon ini dihasilkan selama masa pertumbuhan sampai dengan masa pubertas, setelah melewati mas pubertas, secara perlahan hormon ini akan berkurang sedikit demi sedikit. Terletak pada tulang dada dan berfungsi mengatur proses pertumbuhan, kekebalan tubuh/imunitas setelah kelahiran dan memacu pertumbuhan dan pematangan sel limfosit yang menghasilkan lymphocyte cell/T cell. 
6.  Kelenjar Adrenal (Kelenjar anak Ginjal)
Kelenjar ini terletak di atas ginjal dan terdiri menjadi dua bagian: 
a. Bagian Korteks (luar), hormon yang dihasilkan ialah Kortison dan Deoksikortiso yang berfungsi mempengaruhi proses penyerapan. 
b. Bagian Medula (dalam), hormon yang dihasilkan ialah Adrenalin yang berfungsi mengubah glikogen menjadi glukosa dan menyempitkan pembuluh darah sehingga menaikkan tekanan darah. 

7.   Kelenjar Langerhans (Pankreas) 
Kelenjar ini terletak pada Pankreas, hormon yang dihasilkan Insulin yang berfungsi mengatur kadar glukosa dalam darah dan membantu pengubahan glukosa menjadi glikogen dalam hepar dan otot. Kelenjar ini juga menhasilkan Glukagon yang berfungsi meningkatkan kadar gula dalam darah dan mengubah glikogen menjadi glukosa dalam peristiwa glikolisis. 

8.   Kelenjar Usus dan Lambung 
a. Usus, hormon yang dihasilkan ialah Sekretin yang berfungsi merangsang pengeluaran getah pancreas dan Kolesistekinin yang berfungsi merangsang pengeluaran empedu. 
b. Lambung, hormon yang dihasilkan ialah Gastrin yang berfungsi merangsang pengeluaran getah lambung. 

9.  Kelenjar Kelamin 
Kelenjar ini terdiri dari dua bagian: 
a. Kelenjar kelamin pria, terletak pada testis.Hormon yang dihasilkan ialah Testosteron yang berfungsi mengatur ciri kelamin sekunder dan mempertahankan proses spermatogenesis. 
b. Kelenjar kelamin wanita ,terletak pada ovarium. Hormon yang dihasilkan ialah Estrogen yang berfungsi memperlihatkan ciri-ciri kelamin sekunder wanita, Progesteron berfungsi mempersiapkan masa kehamilan dengan menebalkan dinding uterus dan menjaga kelenjar susu dalam menghasilkan air susu dan Relaksin yang berfungsi membantu proses persalinan dalam kontraksi otot.







MATA



§  Otot penggerak bola mata terdiri dari;

a.     Otot penggerak bola mata lurus atas dan lurus bawah.
b.     Otot penggerak bola mata lurus dalam dan lurus luar.
c.      Otot penggerak bola mata miring atas dan miring bawah.
Bagian luar mata
§  Alis mata berfungsi menahan keringat dari dahi agar tidak masuk ke mata.
§  Kelopak  mata atas dan kelopak mata bawah berfungsi melindungi mata dari sinar matahari yang berlebihan dan dari debu/benda asing pada saat mata terbuka
§  Kelenjar air mata menghasilkan air mata yang berfungsi untuk membasahi bola mata , membersihkan bola mata dari debu dan benda asing.

§   Penyakit dan Gangguan pada Mata
Penyakit mata sangat beragam dan tidak semuanya dapat menular. Jika penyakit mata disebabkan virus atau bakteri maka bisa menular, sedangkan jika penyebabnya alergi tidak akan menular. Cara penanganan dan pencegahan macam-macam penyakit mata ini pun berbeda, tergantung penyebabnya. Berikut ini beragam penyakit mata yang perlu Anda ketahui 
Miopi
Miopi yakni seseorang yang tidak dapat melihat benda yang berjarak jauh. Biasanya terjadi pada pelajar.dapat dibantu dengan kacamata berlensa cekung. Hipermetropi Hipermetropi yaitu seseroang yang tidak dapat melihat benda yang berjarak dekat dari mata. Dapat dibantu dengan kacamata berlensa cembung.
Presbiopi
Presbiopi adalah seseorang yang tidak dapat melihat benda yang berjarak dekat maupun berjarak jauh.Dapat dibantu dengan kacamata berlensa rangkap. Biasa terjadi pada lansia. Kerabunan dan kebutaan Buta berarti seseorang tidak dapat melihat benda apapun sama sekali. Buta bisa saja diakibatkan keturunan, maupun kecelakaan. Rabun berarti seseorang hanya dapat melihat dengan samar-samar. Orang-orang yang buta maupun rabun biasanya "membaca" dengan jari-jarinya. Ini disebut huruf Braille.
Buta warna
Buta warna adalah suatu kondisi dimana seseorang sama sekali tidak dapat membedakan warna. Yang dapat dilihat hanyalah warna hitam, abu-abu, dan putih. Buta warna biasanya merupakan penyakit turunan. Artinya jika seseorang buta warna, hampir pasti anaknya juga buta warna. Katarak Katarak adalah suatu penyakit mata di mana lensa mata menjadi buram karena penebalan Lensa Mata dan terjadi pada orang lanjut usia (lansia). Astigmatis = ketidakaturan lengkung - lengkung permukaan bias mata yang berakibat cahaya tidak fokus pada satu titik retina(bintik kuning). Dapat dibantu dengan kacamata slinder/Operasi refraktif.
Rabun senja
Rabun senja adalah penyakit mata yang disebabkan karena mata kekurangan vitamin A. Penderita biasanya tidak bisa melihat pada saat sore hari saja.
Konjungtivitis (menular)
Merupakan penyakit mata akibat iritasi atau peradangan akibat infeksi di bagian selaput yang melapisi mata. Gejalanya mata memerah, berarir, terasa nyeri, gatal, penglihatan kabur, dan keluar kotoran. Penyakit ini mudah menular dan bisa berlangsung berbulan-bulan. Beberapa faktor menjadi penyebabnya, seperti infeksi virus atau bakteri, alergi (debu, serbuk, angin, bulu atau asap), pemakaian lensa kontak dalam jangka waktu panjang dan kurang bersih. Bayi pun bisa mengalami sakit mata, hanya penyebabnya berbeda yaitu karena infeksi ketika melewati jalan lahir. Pada bayi, penyakit ini disebut konjungtivitis gonokokal dan umumnya mata bayi baru lahir akan ditetesi obat mata atau salep antibiotika untuk mematikan bakteri penyebabnya. Jika Anda atau keluarga mengalami penyakit ini, lakukan penanganannya dengan cara berikut: Kompres mata dengan air hangat Gunakan obat tetes mata atau salep antibiotika seseui resep dokter. Bersihkan tangan sebelum mengoleskan salep agar iritasi tidak tambah parah.

Trakoma (menular)
Infeksi pada mata yang disebabkan bakteri Chlamydia trachomatis yang berkembang biak di lingkungan kotor atau bersanitasi buruk serta bisa menular. Penyakit ini sering menyerang anak-anak, khususnya di negara berkembang. Memiliki gejala : mata memerah, mengeluarkan kotoran, pembengkakan kelopak mata dan kelenjar getah bening dan kornea terlihat keruh.

  TELINGA

Bagian-bagian telinga
§  Telinga bagian luar terdiri dari; daun telinga, lubang telinga, dan gendang telinga (membrane timpani)
§  Telinga bagian tengah didalamnya berisi tiga macam tulang pendengaran yaitu; tulang martil, tulang landasan, dan tulang sanggurdi.
§  Telinga bagian dalam terdiri atas saluran rumah siput (koklea) dan tiga saluran setengah lingkaran yang merupakan alat keseimbangan dinamis tubuh terhadap gerakan berbagai arah. Misalnya berputar, jatuh dan percepatan.

Ø   Fungsi bagian-bagian indra pendengar :
a. Daun telinga, lubang telinga dan liang pendengaran berfungsi menangkap dan mengumpulkan gelombang bunyi.
b. Gendang telinga berfungsi menerima rangsang bunyi dan meneruskannya ke bagian yang lebih dalam.
c. Tiga tulang pendengaran ( tulang martil, landasan dan sanggurdi) berfungsi memperkuat getaran dan meneruskannya ke koklea atau rumah siput.
d. Tingkap jorong, tingkap bundar, tiga saluran setengah lingkaran dan koklea (rumah siput) berfungsi mengubah impuls dan diteruskan ke otak. Tga saluran setengah lingkaran juga berfungsi menjaga keseimbangan tubuh.
e. Saluran eustachius menghubungkan rongga mulut dengan telinga bagian luar.

§   Penyakit dan Gangguan pada Telinga

Radang telinga (otitas media)

Penyakit ini disebabkan karena virus atau bakteri dan sering menyerang pada anak-anak. Gejalanya adalah sakit pada telinga, demam, dan pendengaran berkurang. Telinga akan mengeluarkan nanah dan kelainan ini dapat memecahkan gendang telinga.

Labirintitis

Labirintitis merupakan gangguan pada labirin dalam telinga. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi, gegar otak, dan alergi. Gejalanya antara lain telinga berdengung, mual, muntah, vertigo, dan berkurang pendengaran.

Tuli

Tuli atau tuna rungu ialah kehilangan kemampuan untuk dapat mendengar. Tuli dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu tuli konduktif dan tuli saraf. Tuli konduktif terjadi disebabkan oleh menumpuknya kotoran telinga di saluran pendengaran, sehingga mengganggu transmisi suara ke koklea. Tuli saraf terjadi bila terdapat kerusakan syaraf pendengaran atau kerusakan pada koklea khususnya pada organ korti.



§  HIDUNG



§  Merupakan penerimaan rangsangan bau dalam bentuk gas.
§  Serabut saraf pembau terletak pada bagian atas rongga hidung.
§  Sel-sel prmbau di lengkapi dengan rambut-rambut halus dan dilapisi lender sebagai pelembab.
§  Bila kita menarik nafas udara masuk ke dalam hidung. Zat kimia yang ada dalam udara akan di larutkan oleh selaput lender, kemudian dibawa oleh saraf pembau ke pusat penciuman di otak sehingga kita menerima rangsang bau.

Macam-macam penyakit dan gangguan pada hidung:
1.    Salesma (Cold) dan Influenz (Flu)
Salesma dan influenza merupakan kondisi alat pernapasan yang terinfeksi oleh virus.Umumnya menyebabkan batuk, pilek, sakit leher, terkadang panas atau sakit pada persendian.Pada anak kecil biasanya diiringi gejala mencret ringan.
Hindari menggunakan penicillin, tetracycline atau antibiotika lainnya karena jenis obat ini tidak menyembuhkan Salesma dan Influenza, bahkan dapat menimbulkan bahaya.Penyakit ini hampir selalu sembuh sendiri tanpa obat.

2.    Peradangan hidung akibat alergi (Rhintis Allergica)
Rhintis Allergica bisa disebabkan reaksi alergi pada hidung karena masuknya substansi asing dalam saluran tenggorokan.Anda bisa menggunakan antihistamin seperti chlorpheniramine, dimenhydrinate.Sebagai pencegahan, ketahuilah penyebab terjadinya alergi, apakah debu, bulu ayam, jamur, tepung sari bunga dan lainnya?Lalu hindari benda-benda pemicu alergi tersebut.




3.    Hidung Tersumbat dan Pilek
Alergi atau salesma bisa menjadi penyebab hidung tersumbat atau pilek.Pada anak-anak, banyaknya lendir dalam hidung bisa menyebabkan infeksi telinga.Sedangkan pada orang dewasa, lendir berlebihan bisa menimbulkan gangguan sinus atau peradangan gawat dan berlangsung lama di rongga tulang yang berhubungan dengan hidung.

4.    Gangguan Sinus (Sinusitis)                                                                   
Sinusitis atau peradangan sinus yang terjadi pada rongga-rongga dalam tulang yang berhubungan dengan rongga hidung.Jika kondisi sudah memasuki tahap gawat biasanya terjadi dalam setahun. Sinusitis memiliki tanda-tanda berikut :
v  Terasa sakit di wajah, khususnya sekitar mata. Terlebih ketika Anda mengetuk tulang atau menundukkan kepala.
v  Hidung sering tersumbat karena adanya nanah atau ingus yang kental.
v  Terkadang disertai panas








                       LIDAH 




Lidah adalah kumpulan otot rangka pada bagian lantai mulut yang dapat membantu pencernaan makanan dengan mengunyah dan menelan. Lidah dikenal sebagai indera pengecap yang banyak memiliki struktur tunas pengecap. Lidah juga turut membantu dalam tindakan bicara.Juga membantu membolak balik makanan dalam mulut.

§   Penyakit dan gangguan pada Lidah

ü  KANKER LIDAH
Kanker lidah adalah kanker kedua terbanyak setelah kanker bibir sebagai tempat kanker primer.Tembakau dan alkohol merupakan dua hal yang disinyalir sebagai pemicu semakin cepatnya pertumbuhan sel kanker lidah.Keganasan kanker lidah terjadi paling sering pada bagian tengah lateral lidah dan seringkali asimtomatik. Penyebaran kanker ini  bisa meluas melalui submukosa ke basal lidah dan menyerang garis tengah atau ke lateral menuju dasar mulut. 

ü  SARIAWAN
Sariawa atau canker sores atau ulkus aftosa merupakan gejala erosi pada kulit mulut, yakni di bagian dinding dalam pipi atau lidah. Penyebab dari sariawan ini adalah diantaranya: kekurangan vitamin C, alregi, mengkonsumsi makanan / minuman yang terlalu panas, kekurangan asupan zat besi, atau bisa juga disebabkan oleh penurunan daya tahan tubuh. Pada dasarnya sariawan merupakan luka terbuka yang bisa menimbulkan rasa nyeri. Dalam ukuran kecil  dengan diameter kurang dari 1 cm, sariawan bisa muncul dalam satu kelompok yang terdiri dari 2 - 3 luka yang biasanya akan sembuh dalam waktu kurleb 10 hari tanpa meninggalkan bekas

ü  MAKROGLOSIA
Makroglosia merupakan penyakit sebagai akibat dari pembesaran lidah yang mungkin merupakan bagian dari suatu sindroma yang ditemukan dalam keadaan tumbuh - kembang seperti sindroma dowm. Pembesaran lidah ini bisa juga sebagai akibat dari tumor (hernangioma atau limfangioma), penyakit metabolik (seperti amilodosis primer) atau gangguan endokrin (seperti halnya akromegali ataupun kretinisme)

ü  MIKROGLOSIA
Bila makroglosia merupakan penyakit pada lidah yang berupa pembesaran lidah, maka mikroglosia adalah kebalikannya. Mirkoglosia merupakan penyakit pada lidah yang berupa pengecilan ukuran dan bentul lidah

ü  LIDAH DENGAN FISURA (SCROTAL TONGUE)
Ini merupakan dorsal dan kedua sisi lidah ditutupi oleh alur yang dangkal atau dalam tanpa rasa nyeri; karena terdapatnya alur - alur ini maka dapat menyebabkan penumpukan debris di dalamnya yang kemudian bisa mengakibatkan iritasi

ü  GLOSOPTOSIS
Glosoptosis merupakan penyakit pada lidah yang berupa lidah yang tertarik ke belakang.Pada bayi baru lahir atau pada anak-anak kondisi glosoptosis sangan berbahaya karena bisa saja sewaktu-waktu lidahnya menutup saluran nafas yang bila tidak segera ditangani dengan benar bisa menyebabkan kematian.



                      Kulit


Kulit manusia terdiri atas epidermis, dermis, dan hipodermis. Kulit berfungsi sebagai alat ekskresi karena adanya kelenjar keringat (kelenjar sudorifera) yang terletak di lapisan dermis
Epidermis
Epidermis tersusun atas lapisan tanduk (lapisan korneum) dan lapisan Malpighi. Lapisan korneum merupakan lapisan kulit mati, yang dapat mengelupas dan digantikan oleh sel-sel baru. Lapisan Malpighi terdiri atas lapisan spinosum dan lapisan germinativum. Lapisan spinosum berfungsi menahan gesekan dari luar. Lapisan germinativum mengandung sel-sel yang aktif membelah diri, mengantikan lapisan sel-sel pada lapisan korneum. Lapisan Malpighi mengandung pigmen melanin yang memberi warna pada kulit.Lapisan Malpighi juga berfungsi sebagai pelindung dari bahaya sinar matahari terutama sinar ultraviolet.

Dermis
Lapisan ini mengandung pembuluh darah, akar rambut, ujung saraf, kelenjar keringat, dan kelenjar minyak. Kelenjar keringat menghasilkan keringat. Banyaknya keringat yang dikeluarkan dapat mencapai 2.000 ml setiap hari, tergantung pada kebutuhan tubuh dan pengaturan suhu. Keringat mengandung air, garam, dan urea. Fungsi lain sebagai alat ekskresi adalah sebgai organ penerima rangsangan, pelindung terhadap kerusakan fisik, penyinaran, dan bibit penyakit, serta untuk pengaturan suhu tubuh.
Pada suhu lingkungan tinggi (panas), kelenjar keringat menjadi aktif dan pembuluh kapiler di kulit melebar. Melebarnya pembuluh kapiler akan memudahkan proses pembuangan air dan sisa metabolisme. Aktifnya kelenjar keringat mengakibatkan keluarnya keringat ke permukaan kulit dengan cara penguapan. Penguapan mengakibatkan suhu di permukaan kulit turun sehingga kita tidak merasakan panas lagi. Sebaliknya, saat suhu lingkungan rendah, kelenjar keringat tidak aktif dan pembuluh kapiler di kulit menyempit. Pada keadaan ini darah tidak membuang sisa metabolisme dan air, akibatnya penguapan sangat berkurang, sehingga suhu tubuh tetap dan tubuh tidak mengalami kendinginan. Keluarnya keringat dikontrol oleh hipotalamus.Hipotalamus adalah bagian dari otak yang terdiri dari sejumlah nukleus dengan berbagai fungsi yang sangat peka terhadap steroid dan glukokortikoid, glukosa dan suhu.
Hipodermis
Lapisan ini terletak di bawah dermis. Lapisan ini banyak mengandung lemak. Lemak berfungsi sebagai cadangan makanan, pelindung tubuh terhadap benturan, dan menahan panas tubuh.

§   Penyakit dan gangguan pada Kulit
v  Skabies
Skabies disebut pula “seven-year itch”. Penyakit tersebut disebabkan oleh parasit insekta yang sangat kecil (Sarvoptes scabies) dan dapat menular pada orang lain.
v  Eksim
Eksim adalah kelainan pada kulit karena kulit menjadi kering, kemerah-merahan, gatal, dan bersisik. Umumnya, gejala eksim yang terlihat adalah pembengkakan dan rasa gatal pada kulit.
Penyebab eksim di antaranya adalah:
a) Alergi pada sabun, krim lotion, salep, atau logam tertentu.
b) Kelelahan.
c) Stres.
Secara umum, eksim memang tidak berbahaya, dalam arti tidak menyebabkan kematian dan tidak menular. Namun, eksim dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan amat mengganggu.
v  Jerawat
Jerawat merupakan gangguan umum yang bersifat kronis pada kelenjar minyak. Penyakit tersebut umumnya dialami anak-anak masa remaja. Jerawat biasanya menyerang bagian wajah, dada atas, dan punggung. Bekas jerawat dapat menimbulkan bopeng.
Pemijitan jerawat secara tidak benar perlu anda hindari, sebab hal tersebut dapat menyebabkan infeksi. Cara pencegahan timbulnya jerawat yang paling mudah yaitu makan makanan yang seimbang, cukup tidur dan olah raga, serta rajin menjaga kebersihan kulit.
v  Biang keringat
Biang keringat dapat mengenai siapa saja; baik anak-anak, remaja, atau orang tua. Biang keringat terjadi karena kelenjar keringat tersumbat oleh sel-sel kulit mati yang tidak dapat terbuang secara sempurna. Keringat yang terperangkap tersebut menyebabkan timbulnya bintik-bintik kemerahan yang disertai gatal. Daki, debu, dan kosmetik juga dapat menyebabkan biang keringat.
Orang yang tinggal di daerah tropis yang kelembapannya tidak terlalu tinggi, akan lebih mudah terkena biang keringat. Biasanya, anggota badan yang terkena biang keringat yaitu daki, leher, punggung, dan dada.
Agar anda tidak terkena biang keringat, aturlah ventilasi ruangan dengan baik. Selain itu, jangan berpakaian yang terlalu tebal dan ketat. Namun, jika anda sudah terlanjur terserang biang keringat, taburkan bedak di sekitar biang keringat. Apabila bintik-bintik biang keringat sudah mengeluarkan nanah, sebaiknya segera periksakan ke dokter.

v  Gangren
Gangren adalah kelainan pada kulit karena kematian sel-sel jaringan tubuh. Hal ini disebabkan oleh suplai darah yang buruk untuk bagian tubuh tertentu. Suplai darah yang buruk dapat disebabkan oleh penekanan pada pembuluh darah (misalnya, balutan yang terlalu ketat). Terkadang, gangren disebabkan oleh cedera langsung (gangren traumatik) atau infeksi.
v  Biduran
Pernahkah anda menderita biduran? Apa yang menyebabkan biduran? Bagaimana ciri-ciri orang menderita biduran? Biduran disebabkan oleh udara dingin, alergi makanan, dan alergi bahan kimia. Biduran ditandai dengan timbulnya bentol-bentol yang tidak beraturan dan terasa gatal. Biduran dapat berlangsung beberapa jam dan dapat juga berlangsung berhari-hari. Jika penyakit ini disebabkan oleh alergi, maka cara pencegahannya adalah dengan menghindari bahan makanan dan produk kimia yang menyebabkan alergi. Pengobatan dapat dilakukan dengan menggunakan resep obat yang diberikan oleh dokter.
v  Ringworm
Ringworm adalah sejenis jamur yang menginfeksi kulit. Infeksi ini ditandai dengan timbulnya bercak lingkaran di kulit. Pencegahan penyakit ini dilakukan dengan menjaga agar kulit tetap kering dan tidak lembab. Pengobatannya dilakukan dengan mengkonsumsi obat anti jamur.
v  Psoriasis
Psoriasis belum dapat disembuhkan secara total, tetapi pengobatan teratur dapat menekan gejala menjadi tidak nampak. Gejala yang ditimbulkannya adalah kulit kemerahan yang dapat terjadi di kulit kepala, sikut, punggung, dan lutut.
Apa penyebab psoriasis? Penyebab pasti dari penyakit ini belum bisa ditentukan, tetapi hasil dari banyak penelitian penyakit ini disebabkan adanya gangguan pada sistem kekebalan tubuh. Ada dua tipe sel darah putih yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh kita, yaitu sel limfosit T dan limfosit B. Pada psoriaris terjadi aktivasi limfosit T yang tidak normal di kulit. Ini menyebabkan kulit menjadi meradang secara berlebihan.
v  Kudis
Kudis adalah penyakit kulit manusia yang menular, memiliki gejala gatal, dan rasa gatal tersebut akan lebih parah pada malam hari. Sering muncul di tempat-tempat lembab di tubuh seperti misalnya, tangan,ketiak,pantat, dan terkang di celang jari tangan atau kaki.
v  Kurap
Penyakit Kurap merupakan penyakit kulit manusia yang menular yang disebabkan oleh jamur. Gejala kurap mulai dapat dikenali ketika terdapat baian kecil yang kasar pada kulit dan dikelilingi lingkaran merah muda.
v   Bisul (Furunkel)
Bisul merupakan penyakit kulit manusia berupa benjolan, tampak memerah, yang akan membesar, berisi nanah dan terasa panas, dapat tumbuh di semua bagian tubuh, namun biasanya tumbuh pada bagian tubuh yang lembab, seperti : leher, lipatan lengan, atau lipatan paha, kulit kepala.
v  Panu
Panu merupakan penyakit kulit manusia yang disebabkan oleh jamur. Penyakit panu ditandai dengan bercak yang terdapat pada kulit disertai rasa gatal pada saat berkeringat. Bercak-bercak ini bisa berwarna putih,coklat atau merah tergantung warna kulit si penderita.
v  Kutu air
Penyakit kutu air disebabkan oleh jamur yang menyelinap di bagian lipatan tubuh, seperti lipatan tangan, lipatan kaki, atau bisa juga pada lipatan paha. Gejala yang dirasakan bila terkena penyakit kutu air diantaranya adalah: terdapat luka pada bagian lipatan kulit, terasa sangat gatal, bila luka digaruk akan menyebabkan peradangan dan pembengkakan di sekitar bagian yang sakit.
v  Kanker kulit
Penyakit kanker kulit disebabkan oleh penerimaan sinar matahari yang berlebihan. Penyakit ini lebih sering menyerang orang yang berkulit putih atau terang, karena warna kulit tersebut lebih sensitif terhadap sinar matahari. Pencegahan dapat dilakukan dengan tabir surya atau menghindari kontak dengan sinar matahari yang terlalu banyak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Vermilion part 1